Menyikapi Logika di Film/Cerita


Ada film yang bagus, tapi kita kritik habis-habisan karena aktingnya lah, karena plotnya lah, karena twist endingnya lah, karena tidak sesuai dengan harapanlah karena ada beberapa bagian yang tidak masuk logika lah dan sebagainya.
Dan ada juga film yang bagus, kita tonton berulang kali karena saking bagusnya, ada beberapa karakter yang aktingnya jelek, ada bagian yang tidak masuk logika, tapi kita hiraukan, biasa saja, membiarkan saja dan menikmati film itu.
Sebenarnya apa yang menyebabkan bisa perlakuannya berbeda?
Contoh, di Star Trek Beyond dan Interstellar misalnya. di Interstellar, untuk turun di suatu planet, harus cek dulu berapa kadar oksigennya, tapi di Star Trek bebas saja. Di Interstellar, ledakan-ledakan di luar angkasa tidak terdengar suaranya dan api ledakannya juga hanya sebentar kemudian mati. Berbeda dengan Startrek yang penuh desing peluru penuh ledakan di luar angkasa. Padahal menurut ilmu fisika, bunyi bisa merambat kalau ada udara. Api juga bisa menyala kalau ada oksigen. Jadi seharusnya tidak ada suara ledakan di luar angkasa. Seharusnya tidak ada api ledakan yang menjalar ke mana-mana karena sudah padam dulu, tidak ada oksigen.

Jadi jawabannya sudah cukup jelas. Jika sebuah film sudah jelas tidak masuk akal, maka jangan biarkan otak ikut nimbrung. Biarkan mata saja yang bekerja.

Misalnya, untuk Startrek ini, kita tak perlu berpikir dengan rumit. Cukup ikuti ke mana film berjalan. Dengan disuguhi CGI yang memanjakan mata, makhluk-makhluk aneh planet lain. Cukup dinikmati saja.

***

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s