Pahit

rindu yang memahit
namun pahitnya seperti coklat
layaknya puisi yang menghimpit
ingin keluar melepas penat

kenangan terpasung di sudut mata
tentang hujan dan penyu kota
pernah membuang sebentuk cinta
dan menutupnya rapat tentang semua cerita

oh
Stop.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s