Tracers: Kurir Sepeda – Parkour

Pernah menonton film Premium Rush? Bagi yg belum, film Premium Rush berkisah tentang kurir sepeda. Tugasnya menyampaikan dokumen-dokumen penting untuk orang-orang di kota-kota besar yang dokumen itu tidak bisa dikirim dengan email ataupun fax, harus asli dokumen. Tunggangannya harus sepeda karena sepeda bisa menyelinap di antara kemacetan mobil.

Hubungan Premium Rush dengan Tracers ini adalah pada awal cerita Tracers bercerita tentang seorang kurir sepeda. Suatu ketika kurir sepeda ini bertabrakan dengan seorang wanita cantik yang hobinya parkour dan kurir sepeda terpesona kemudian kurir sepeda ini mulai tertarik dengan parkour dan mulai belajar via youtube. Oh ya sepedanya rusak dan parkourwati tersebut mengganti kerusakan sepedanya. Kurir sepeda membalas terima kasih cuma karena parkourwati itu susah ditemukan, jadi untuk menemukannya butuh perjuangan.

Sudah tau apa itu parkour? Parkour adalah olahraga melompati gedung dengan cepat dan tangkas. Film tentang parkour yang pertama saya lihat adalah Yamakasi. Menontonnya gratis di UPTP2B (Unit Pelaksana Teknis Pusat Pengembangan Bahasa). Tempat ini adalah tempat favorit selama kuliah di UNS. Tempat ini pula yang membuat kuliah jadi molor bersemester-semester. Film lain tentang parkaour adalah Banlieue 13. Menontonnya juga di UPTP2B (teman-teman sering menyebutnya dengan: yupitipitubi).

Kembali ke postingan tentang Tracers, dari segi jalan cerita film ini cukup sederhana. Percintaan dari kurir sepeda dengan parkourwati. Diceritakan lagi kalau kurir sepeda punya hutang ke rentenir di Chinatown dan sangat butuh uang. Kemudian terungkap kalau pekerjaan asli parkourwati dan grup parkour-nya itu adalah menyelinap ke tersangka narkoba yang sebelum digerebeg, grup parkour itu mencuri dulu barang-barang yang ada. Grup parkour dipimpin oleh oknum anggota DEA (anggota polisi Amerika sana bagian narkoba). Jadi sebelum ada penggerebegan, grup parkour ini akan beraksi dulu mengambili barang-barang milik terduga yang akan diserbu. Kurir sepeda itu selanjutnya beralih profesi bergabung dengan grup parkour tersebut.

Setiap film ada amanat yang bisa diambil. Saya coba berpikir keras untuk mencari-cari pesan atau amanat yang ada di film ini. Akhirnya ketemu. Amanatnya ada dua:

1. Jangan sekali-kali meminjam uang kepada lintah darat. Pinjamlah uang ke lembaga-lembaga atau koperasi yang sudah terjamin integritasnya. Bagi yang muslim bisa mengajuan pinjaman modal ke bank syariah atau koperasi simpan-pinjam a.k.a Baitul Mal wal Tamwil (BMT) yang terpercaya agar terhindar dari bunga yang membelit atau riba uang haram.

2. Selalu berolahragalah karena men sana in corpore sano. Kalau olahraga harus ke sana dan ke sono. Agar melancarkan peredaran darah, mempercepat denyut jantung dan memperbanyak keringat. Itulah tandanya
orang yang sehat.

Demikian amanat yang bisa diambil. Ada satu pesan lagi, jika menonton film ini harap menontonnya pada pagi hari. Sangat tidak dianjurkan menontonnya pada malam hari apalagi menjelang tidur karena efeknya setelah menonton film yang penuh aksi ini tubuh dan pikiran akan reflek meniru ingin ikut-ikutan jumpalitan dan pecicilan. Coba saja.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s