Kehilangan Daya Curhat

Pertanyaan:

Dok, saya mau cerita mengenai masalah saya yang kurasa mulai ada sejak beberapa bulan yang lalu. Permasalahan saya itu adalah saya sudah tidak ada kemampuan lagi untuk berbagi masalah. Itu adalah masalah yang teramat pelik, Dok. Sejak beberapa bulan yang lalu hanya hanya merasa ini adalah MASALAH YANG BIASA-BIASA SAJA, TETAPI LAMA-KELAMAAN MASALAH INI SUNGGUH SANGAT MENGGANGGU.

Semenjak saya tidak bisa curhat, saya mengalami masalah serius. Masalahnya adalah buku-buku catatan saya Dok. Buku catatan-catatan saya yang biasanya terisi puisi-puisi atau coretan-coretan curhat, sejak 3 bulan lalu kosong dari itu semua. Buku catatan saya sekarang ya Dok ya, hanya berisi rancangan RPP, catatan pengajian atau juga catatan yang membosankan. Yang lebih parah lagi Dok, saya lupa kalau punya blog! Saat buka blog pun, saya lupa nama adminnya siapa dan passwordnya apa. Ketika berhasil masuk dan cek terakhir, blog saya hanya berisi catatan perjalanan wisata. Itupun terisi 1 bulan yang lalu. Tidak ada lagi postingan aneh-aneh cerminan jiwa dan khayalan serta imajinasi yang membuncah-buncah yang senantiasa berusaha merobek-robek tengkorak kepala seolah ingin lepas. Sungguh Dok, kenapa saya kehilangan daya seperti itu?

Kalau saya pikirkan, sepertinya masalah saya ini terjadi ketika saya menikah 2 bulan yang lalu. setelah saya menikah, memang banyak sekali masalah setelah menikah, baik itu masalah yang menyenangkan maupun masalah yang menyusahkan dan seharusnya masalah-malasah itu dapat dipakai sebagai materi untuk curhat baik di catatan maupun di blog. Tapi Dok, setiap saya lihat wajah istri saya saya, kemudian pegang tangannya apalagi ditambah cium-ciuman, terus dilanjutkan hubungan pasutri, semua masalah-masalah itu yang semula membeku melekat erat di langit-langit kepala, langsung jatuh menetes berguguran, kemudian bongkahan masalah tersebut yang masih menempel juga kehilangan pijakan di langit-langit juga ikut jatuh ke lantai, ikut mencair, menguap lantas hilang tak berbekas. Dan materi curhat yang mau dicurhatkan tak ada lagi.

Sungguh Dok, saya sangat ingin bisa curhat lagi, saya harus bagaimana? Apa yang harus saya lakukan?

Jawab:

🙂

***

Iklan

6 pemikiran pada “Kehilangan Daya Curhat

  1. Eh sampun nikah? Selamat yaaaa. Semoga jadi keluarga yang bahagia sampe bercucucicit dan selamanya. 🙂

  2. Eyaaampuuuuun…Sakti udah nikah 2 bulan yang laluuu??

    Selamat yaaaah 🙂
    Moga bahagia selaluuu 🙂
    Potonya mana atuh laaaah…*mulai kepo*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s