Kesaktian Pancasila

PKI kalau dirunut akarnya adalah perkembangan versi dari SI yang awalnya adalah SDI 1.0. perkembangan selanjutnya SDI menjadi SDI 1.1.0 alias SI 1.0. Sampai di sini pecah karena open source SI berkembang, yang lurus kernelnya jadi SI Putih 2.0 pimpinan HOS Cokroaminoto. Sedangkan yang tidak puas dengan kernel SI sebelumnya, membuat distro sendiri bernama SI Merah yang dibuat oleh Semaun, Darsono dll. Pengoprek SI Merah ini semakin keluar jauh dari kernel awal setelah menyatakan diri berpisah dengan SI dan kembali ke awal bergabung dengan ISDV yang ditukangi Sneevliet. By the way, sistem operasi PKI bila tetap digunakan bahaya karena melanggar protokol sila pertama Pancasila, pasti kerja hardware negara sering hang, crash karena banyaknya bad sector di mana-mana.

Memang, Presiden pertama RI sebenarnya sudah menyiapkan antisipasi dengan membuat dual OS, yang disebut dengan NASAKOM, oh, bukan dual OS tapi trial OS, trial di sini buat untuk versi coba-coba, tapi trial berarti tiga OS, yakni Nasionalis, Agama dan Komunis yang berjalan bersama dalam satu platform. Namun seperti namanya trial, trial OS ini hanya sebagai versi OS yang coba-coba saja, karena setelah diinstall di RI, trial OS ini tidak berkembang, malah kacau. Mau bagaimana lagi, negara baru saja berdiri, tentu saja perlu untuk mencoba-coba berbagai versi sistem operasi. OS Nasionalis lebih dekat ke pemilik modal yang tentu saja kapitalis, Agamis berusaha membawa negara ke alur aturan-aturan baku, sedang komunis yang lebih banyak membuat ledakan-ledakan, mogok kerja bahkan protes karena lebih dekat dengan root negara yang berupa buruh dan tani yang notabene sering diperas oleh kapitalis. Akibatnya sistem kerja root sering mogok dan mengganggu bagian-bagian lain dari negara ini.

Kenapa komunis perlu untuk dilenyapkan, karena ke atheis-annya, sedangkan untuk keberpihakan kepada root yang sering dilambangkan dengan palu dan arit tetap perlu dilestarikan karena root inilah penggerak utama bangsa ini. Seorang ekonom yang juga wapres, M. Hatta yang penampilannya seperti kapitalis, sekolahnya di Belanda, tetap berpendapat kalau sektor dasar ekonomi hendaknya tetap dipegang melalui akar rumput bangsa ini, yaitu buruh dan tani melalui konsepnya yang bernama koperasi, dari root, oleh root dan untuk root. Keberadaan kaum kapitalis hanya sebagai user biasa saja yang ditentukan jumlah dan perilakunya. Sedang root harusnya menjadi super-user.

Dan sudah sepantasnyalah Pancasila yang menjadi protokol utama yang mengatur sistem negara ini.

***
NB: mohon maaf, beginilah kalau lulusan Pendidikan Sejarah tersesat jadi guru komputer

Iklan

12 pemikiran pada “Kesaktian Pancasila

  1. Oohhh aku malah baru tahu kalo PKI itu evolusi dari SI.

    Abang kan guru sejarah. Yang saya mau Tanya kenapa dulu pas menjelang PKI, dan Soeharto diberi tahu oleh kolonel A.Latief, soeharto malah diam saja.
    Pemberantasan PKi oleh Soeharto terbiolang cepat padahal kekuatan PKI waktu itu meliputi hampir semua wilayah RI. Bandingkan dengan GAM yang cuma lokal tapi butuh 5 tahun buat mengantisipasi. Apa sebenarnya peran soharto di dalam PKI??

    • versi lainnya ISDV menyusupkan agennya ke SI yang nanti akan memecah SI dan berafiliasi ke ISDV. Kenapa PKI relatif cepat ditumpas? karena banyak yg benci dengan PKI, contohnya golongan agamis yg menilai PKI atheis, gol pemodal kapitalis yg gerah dengan pemogokan buruh2 yg dimotori PKI, sedangkan GAM justru dicintai masyarakat Aceh, dan siapa pula yg tidak ingin merdeka dan mendirikan negara sendiri, mengatur urusan sendiri?

  2. bagus bang tulisannya, saya suka versi geek gini

  3. refleksi sejarah yak, dg bahasa komputer
    lucu… πŸ˜€
    analoginya cukup menarik, awalnya saya kira ini ngomongin game atau apa, hehe

  4. pwh ini pak guru sejarah tho…..malam pak guru, numpang mampir ya… πŸ™‚

  5. saya juga nyasar pak guru, kuliah elektro kerjaan manajemen πŸ˜€
    salam kenal

  6. jejak pertama di blognya sakti di tulisan ttg hari kesaktian pancasila…

    salam πŸ™‚

  7. salam Pak Guru…..

    lumayan jauh ya Mas, dari sejarah ke komputer…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s