Sudut Pandang

mana huruf-huruf bersayap indah yang dahulu sering berenang-pinang di padang pemikiran ini?

padang itu yang dahulunya penuh bunga-bunga berwarna-warni, kini tandus

bunga-bunga itu tak bertahan lama karena tak ada lagi yang membantu penyerbukannya

tak ada angin sejuk, tak ada huruf bersayap indah, apa lagi?

kesibukan dan keegoisan mengeringkan padang itu, rumah hati, resolusi dan segalanya

kebahagiaan baru bisa disebut kebahagiaan bila bisa dibagi*

bagaimana aku bisa membaginya?

bagaimana aku bisa membaginya, bila yang membahagiakanku ternyata hanya ‘biasa saja’ baginya?

bagaimana bila ternyata yang membahagiakannya bertentangan dengan pohon nilai yang telah selama ini berurat-akar di padang itu?

selama hidup selalu sendiri, bersyukur menjalaninya dan menganggap semua ini indah dalam segala hal: keterindahan dan ketertandusan

sambil memandang padangku itu, pemilik padang yang lain berkata: padangmu menyedihkan

lantas, mampukah kau bertahan dengan hidupku yang malang?**

***

PS:
*Film: In To The Wild
**Lagu: Seberapa Pantas: Sheila On 7

Iklan

8 pemikiran pada “Sudut Pandang

  1. kamu pasti bisa membaginya… 🙄 😆

  2. bahagia itu sederhana 🙂

  3. serem banget gambarnya gan..

  4. bahagia itu sangat relatif, ya… tergantung sudut pandang 😀

    bahagia menurut seseorang belum tentu bahagia menurut yang lainnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s