Benci Pantai

rasa rindu ingin kubantai
dengan hembusan angin waktu membuat badai
alihkanlah, ceritakanlah aku tentang bukit landai
dengan pohon-pohon tinggi semampai
tapi jangan sekali-kali kau ajakku ke pantai
karena saat ini aku sedang benci pantai
dengan kenangan yang pernah kucintai
sudah usai
dan jangan berikan aku pertanyaan yang membuatku bodoh diam membangkai

ceritakanlah saja tentang dinginnya angin gunung di desa nan permai
dengan sahut-sahutan kicauan burung-burung berdesing bertikai
membuat hati dan tubuh terkulai santai

cukup diceritakan saja say…
jangan digambarkan dengan kuas kecil detail
biarkan telingaku saja penghantarku berandai-andai
kapankah segera dipertemukan dengan bidadari aduhai
dan berdua saja menikmati udara gunung ini membelai

***

Iklan

11 pemikiran pada “Benci Pantai

  1. lagi benci pantai karena takut di kejar ombak.. 😀

  2. kalo sama aku benci ga? #eaaa #modus

  3. Meski ngakunya benci, puisi sama gambarnya cinta banget ya sama pantai. Bikin kenangan pantai baru dong, main sama mbak2 berbikini atau ubur2 sekalian 😀

  4. eits, ko poto eyke begitu sih. oh, udah setting defaultnya blog ini ya? hehe .. maap ya, eyke katro *sambil numpang lewat sekali lagi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s