Pinjam

aku berencana untuk meminjam otakmu,
agar aku bisa berpikir cerdas dan tangkas,

atau pinjamkan saja kepribadianmu padaku,
agar aku punya kepribadian,
karena aku tak memiliki satupun kepribadian,

atau bolehkah aku ingin pinjam jemari tanganmu ?
agar aku bisa memegang kuas dengan baik,
sehingga bisa melukiskan keadaan ini dengan adonan cat yang sempurna,

atau pinjami aku lidahmu,
agar aku bisa menjelaskan apapun dengan lancar,

atau pinjamkan saja aku mentalmu,
agar aku bisa berani menjadi imam di jalanan yang tak begitu kukenal,

tapi itu awalnya,
setelah kupikir kembali,

sebaiknya
jangan pinjami aku apa-apa,
aku khawatir tidak mampu untuk mengembalikannya.

***

Iklan

15 pemikiran pada “Pinjam

  1. iya gak perlu meminjam apa2 dari orang lain.. just be yourself, kan tiap orang pasti punya kelebihan dan kekurangan masing2.. ya gak.. πŸ™‚

  2. jika kau selalu “melihat kebawah” pasti kau takan berkata seperti itu
    πŸ˜€

  3. nice
    ” bolehkah aku ingin pinjam jemari tanganmu ?
    agar aku bisa memegang kuas dengan baik,
    sehingga bisa melukiskan keadaan ini dengan adonan cat yang sempurna”

  4. Pinjam… uang? πŸ˜€

  5. pinjem buku diperpus aja..ada wifina juga loh… πŸ™‚

  6. Hmmm knikasi saja perempuan itu agar tak perlu lagi pinjam πŸ˜€
    Eh emangnya perempuan yah? πŸ˜›
    hehehe

  7. Semua mau dipinjam, emang tuh orang hidup bermodal pinjaman ya? πŸ˜†

  8. meminjam jemari untuk sebuah kecupankah? πŸ™‚

    salam kenal bang…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s