Bahagia Di manapun Berada

bagaimana mungkin bila suasana segar sawah malah tampak membosankan,
bila wangi amis ikan dan belut yang dijajakan di sepanjang jalan sukoharjo-wonogiri semakin menusuk-menikam pangkal hidung,
dan bila keberadaan sejuknya titik-titik embun di desa menghujam perih permukaan kulit,

bagaimana mungkin?

yang terjadi malah, hidung ini merindukan belaian lembut udara polusi ibukota,
tubuh ini merindukan pelukan kehangatan dari kemacetan,
dan mata ini merindukan embusan pijatan debu-debu halus dari lidah knalpot yang terbang mengalun indah…

***

Iklan

8 pemikiran pada “Bahagia Di manapun Berada

  1. hati senang walaupun tak punya uang oiii #sing 🙂
    dan tetap lah tersenyum, karena senyum lah yang mampu memberikan aura positif dan kebahagian dimana dna kapan paun jua ^_^

  2. lama ngga blogwalking, tau-tau ceritanya sakti udah terdampar di jakarta? 🙂

  3. ude jadi anak jakarte yee mpok??

  4. sebuah konstruksi fikiran bahwa dikota layak sebagai empat tinggal yang layak, padahal sebaliknya..
    semua tertutupi oleh keserakahan dan ketamakan yang ada…

  5. Wis dadi warga Ibu kota kie Mas …

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s