Anak Gembala

saat ini aku tengah menggembalakan senyuman
di padang langit dengan rumput biru
matahari emas memeluk menjelma menjadi kawan
menyelimuti udara dingin hembusan awan kelabu

saat ini aku tengah menggembalakan kecupan
di bukit-bukit bibir dengan air sungai lembut
dengan kelopak awan putih bergelayut meneduhkan
menjinakkan pandangan mata liar agar tersangkut

saat ini aku tengah menggembalakan anak-anak getaran
yang letaknya jauh ada di padang jurang qalbu
meskipun jauh, tapi teriakan anak-anak bisa terasakan
membuat seluruh raga berguncang bagai kena lindu

saat ini aku tengah menggembalakan doa-doa
ke hamparan hadirat-Nya yang maha luas
doa-doa yang takkan pernah kadaluarsa
supaya keinginan hasrat hati terbebas lepas

saat ini aku tengah menggembalakan ekor-ekor cinta
di lapangan hati yang remuk-redam karena sepi
mengharapkan peristiwa ijab-qabul segera tercipta
sambil mendendangkan lagu soundtrack hari ini:

aku adalah anak gembala
selalu riang serta gembira
karena aku senang bekerja
tak pernah malas ataupun lengah
tralalalala
tralalalala

setiap hari kubawa ternak
ke padang rumput di kaki bukit
rumputnya hijau, subur dan banyak
ternakku makan tak pernah sedikit
tralalalala
tralalalala

lalalalala
lalalalala

***

Iklan

20 pemikiran pada “Anak Gembala

  1. oh ternyata masih anak toh? hehe

    • saat ini aku sengaja menggembalakan sifat kanak,
      di belantara hutan jiwa teduh nan sendu,
      iya benar… sakti masih berupa anak,
      anak manusia hasil perbuatan ayah dan ibu.

  2. puisinya cinta-cintaan, sontrek-nya lagu anak2 heheheu..

    • datangnya kupu-kupu di padang rumput menambah semarak,
      menyebabkan pohon perdu jadi betah bercerita,
      tentang adanya rahasia di balik itu lagu anak-anak,
      rahasia anak gembala saat ia menemukan cinta.

      heheui

  3. Riangnya anak gembala
    Seriang dirimu menggembalakan kata-kata nan indah menjadi puisi

    • saat ini aku menggembalakan beberapa ekor kata-kata,
      di lapangan blogku yang hanya sederhana,
      aku tak tahu jika mereka menyusun diri sendiri bagai kereta,
      membentuk gerbong puisi yang di dalamnya menumpang makna-makna.

  4. apik banget kata-katana… πŸ™‚

    • saat ini aku lagi menggembalakan anak-anak kenangan,
      di sepetak tanah sempit yang namanya kebun otak,
      setiap detik dan menit semakin gemuk mereka punya badan,
      aku takut kalau mereka nantinya akan membesar dan memberontak!!!

  5. denger lagu ini
    jadi ingat masa kanak2
    hehehe

    • akulah penggembala yang senang bernyanyi,
      bernyanyi lagunya Tasya,
      agar hidupku tak lagi sunyi,
      agar hidupku tak lagi sia-sia.

  6. duuhh aku lupa irama nya lagu anak gembala ini..

    • bagi seorang anak penggembala,
      lupa irama takkan jadi masalah,
      biarkan suara alam mengisi sela-sela,
      bersama kicau daun dan kemereseknya sawah.

  7. wah saya suka sekali dengan blognya…bagus

    • ternak kata-kata di ladang pengandaian,
      agar angan kosong jadi terisi,
      anak gembala tidak peduli dengan pujian,
      karena sering pujian hanya basa-basi.

  8. ah sakti, kata-katamu memukau hehe..

    btw, OOT nih, itu nama blogmu maksudnya Blog Sederhana atau memang sengaja Blog Sedehana?

    • ingin sekali menggembala pitik kate,
      tapi bukan kate winslet,
      ‘Ne, apa sih artinya OOT?
      iya, ini blog sederhana tidak ruwet.

  9. si anak gembala berbaju kuning yg doyan donlot dan ngenet serta kopdar terselubung..

    hahhahahahhahahhaha..

    *kembali pasang muka datar*

    • kambing-kambing gembala lagi melat-melet,
      merasakan rumput yang rasanya sepat,
      sejatinya anak gembala gak seneng dunlut sama ngenet,
      cuma kalau terpaksa apa boleh buat.
      πŸ™‚

  10. Cari kodok disawah mbah panut
    dapet belut ekornya panjang
    ini blog memang patut dirunut
    apalagi yang punya masih bujang

    πŸ™‚ πŸ™‚ 😐 😐 πŸ™‚ πŸ™‚

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s