Hari Ibu

Ibu saya, seorang yang cantik, lulusan SMEA, hobinya memasak, seorang ibu rumah tangga yang luar biasa tanpa kenal lelah memasak dan memasak. Kesenangannya yang lain adalah menjahit. Sekarang, dia sedang menjahit baju untuk cucu-cucunya yang lucu-lucu. Waktu saya sekolah dulu, dia juga yang membuatkan saya seragam dari jatah kain pemberian sekolah. Hobinya yang lain lagi adalah berkebun ketimun dan kacang panjang, sesekali kacang tanah dan jagung. Ibu saya juga seorang bisniswoman. Apa saja bisa dia sulap menjadi uang. Mungkin bakat ini ia dapatkan dari ayahnya alias kakek saya. Memang terbukti, pada saat arisan keluarga dari garis keturunan kakek ibu saya, kebanyakan yang datang adalah pengusaha dan tinggal di kota-kota besar. Lain sekali saat arisan keluarga dari bapak saya, kebanyakan mereka adalah petani, orang-orang desa yang tinggal di desa.

Kembali tentang ibu saya, dia adalah seorang yang berhati-hati saat menggunakan uang. Hingga saya besar seperti sekarang, sangat jarang dia membelikan saya mainan. Beda dengan bapak, bapak sering membelikan saya mainan, tapi diiringi dengan kata-kata, “jangan bilang-bilang ibu ya?”
Tapi anehnya, meskipun ibu pelit memberikan uang, kenapa saya lengketnya dengan ibu? Apa memang takdirnya seperti itu, kalau anak lelaki lengketnya ya dengan ibunya, kalau anak perempuan lebih dekat dengan ayahnya? Memang tidak selamanya seperti itu, ini hanya kebanyakan saja.

Demikianlah sekilas tentang ibu saya. Buat ibu-ibu di seluruh dunia, Selamat Hari Ibu.
Buat para bapak atau ayah, kenapa di Indonesia tidak pernah ada peringatan Hari Ayah?
Buat para anak, hormatilah ibumu, hormatilah ibumu, hormatilah ibumu, baru hormatilah suami ibumu, yakni ayahmu.
Buat para calon ibu, selamat Hari Ibu juga, semoga cepat menjadi ibu.
Buat para perempuan yang bercita-cita jadi Ibu, selamat Hari Ibu, karena bercita-cita jadi Ibu adalah sangat mulia, memiliki anak dan anak kalian memanggil kalian dengan sebutan ‘IBU’, wow.
Buat para lesbian, kumohon kembalilah ke jalan yang benar.

Spesial buat ibuku, Selamat Hari Ibu.

Iklan

6 pemikiran pada “Hari Ibu

  1. memang 22 Desember adalah seremonial hari Ibu, dan bagiku tiap hari-hariku adalah hari ibu..
    Ibu hebat lah pokoke.. 🙂

  2. wkwkwkwk….
    ada pula’ pesan buat yg lesbian…..

  3. Salam hormat buat ibundamu ya sobat

  4. ibuku juga seorang wanita yg hebat! bangga punya ibu spt dia 😀

    eh eh, sak, gimana sih buat bikin background salju berguguran macam punyamu ini? kalo hujan bisa gak? help me yaaa 😀

    • saljunya gak tau ya? tau-tau ada 🙂
      sori bos, saya juga gak tau. saljunya aplikasi khusus dari wordpress. Brenti turunnya nanti pertengahan Januari 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s