Sakti adalah…


A. Sakti W.

bowo0201@yahoo.co.id


Tentang Sakti.

Ada sebuah cerita:

Pada suatu malam yang temaram di sebuah kota bernama Kudus, ada seorang pria bernama Rochmad sedang melakukan kewajibannya sebagai seorang pria, sebagai seorang suami yang telah dititipi oleh penciptaNya sebuah hasrat istimewa…

Pada suatu malam yang sama, di kota Kudus yang sama, di tempat yang sama, di ranjang yang sama pula, seorang istri bernama Sri Marwanti, istri dari Rochmad, menjawab hasrat suaminya dengan bahagia…

Meskipun sudah berkali-kali mereka berdua melakukan itu, saling menuntaskan hasrat batin hingga telah membuahkan 2 anak yang tampan dan cantik, tapi sungguh Sang Pencipta masih mencatatkan takdir agar peristiwa malam itu kelak bisa membuahkan seorang lagi buah hati antara keduanya.

Kenapa harus di Kudus? Karena Rochmad hanyalah seorang buruh negara di sektor pertanian. Dia diminta negara untuk menjadi penyuluh pertanian di kota itu, dengan mengontrak di rumah sempit dekat alun-alun.

Selang kira-kira hampir 9 bulan dari peristiwa tersebut, benih yang ditanamkan Rochmad di kebun rahim Sri Marwanti ternyata hampir masak. Buah itu mungkin telah jenuh berenang-pinang di kolam ketuban ibunya. Kabel plasenta hampir berhenti menstok makanan dan si buah itu juga ingin mandiri dengan berusaha keluar.

Kedua pasang suami-istri tersebut sudah menyiapkan nama buat si buah manusia itu. Menurut dokter hari lahirnya 1 atau 2 Oktober, sekitar hari Kesaktian Pancasila, maka nama yang tepat buat anak itu adalah A*** Sakti W*****. Namun perkiraan meleset, anak itu tak sabar ingin melihat dunia luar, dia keluar tanggal 26 September 198*.

Saat anak itu keluar, dirasakannya warna-warna terang menyilaukan yang menyayat matanya, dirasakannya udara dingin menusuki kulitnya, akhirnya dia menangis sekerasnya, ingin sekali ia masuk lagi ke kolam ketuban hangat ibunya, kolam dengan keredupan yang telah senyawa dengan kelopak matanya. Tapi semuanya telah terlanjur dan kabel plasenta itu telah lama lepas… Sudah saatnya dia belajar mandiri untuk seterusnya.

Hidup sebagai seorang abdi negara, membuat Rochmad harus berpindah-pindah tempat sesuai kemauan negara. Diawali dari Kudus, ke Jepara, melompat melintasi samudra ke Takalar, melompat lagi balik ke Jawa, tepatnya di Blora dan terakhir ke Wonogiri, tempat kelahiran dia dan istrinya. Saat berpindah-pindah itulah anaknya yang kedua dan ketiga ikut serta, lantas anak pertama dititipkan di Kartasura.

Anak yang ketiga itu, sampailah dia di sini, belajar untuk bernafas dalam dunia tulis-menulis dalam blognya yang ketiga ini.

Buat yang sudah mampir, kalau bisa menikmati ya silakan menikmati… terima kasih sudah berkunjung dan mengenal Sakti :)

***

29 comments on “Sakti adalah…

  1. Waduh, ga sekalian aja diceritain adegan selanjutnya? Hahaha. Btw, kunjungan balik saya nih. Tukeran link yuks, saya pasang link kamu ya :)

    Ok. makasih. silakan :)

    • salam kenal balik,
      ah… apa itu unik,
      ane cuma bikin supaya menarik,
      biar kalian pada tertarik

    • Gyahahahaha!

      Mas Sakti ini lucu banget deh… :lol:

      ehehehe…

      Peti mati di Optik Melawai
      Mas Sakti sungguh piawai

      *Gurindam*

  2. anak ke tiga hidup di blog ini?? berenang2 di blog ini, tidur di blog ini, makan di blog ini… gitu pikiran saya. kwkwkw…

    kunjungan balik!^^ salam persahabatan maz saktii :D

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s